Penyebab Mimisan Pada Anak dan Cara Mengatasi Dengan Mudah


Keluarnya darah dari hidung atau sering disebut dengan mimisan dapat terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia. Akan tetapi kondisi tubuh anak yang masih rapuh dan lemah membuat mimisan pada anak lebih sering terjadi dibanding pada orang dewasa. Selain itu, apalagi penyebab timbulnya mimisan dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut ulasannya untuk Anda.

Penyebab
Mimisan bisa disebabkan karena dua faktor, pertama faktor genetik atau kesehatan dan kedua faktor gangguan medis. Faktor kesehatan bisa terjadi karena kelainan organ bawaan bayi sehingga kemungkinan mimisan akan lebih besar ketika melakukan suatu kegiatan tertentu. Sedangkan gangguan medis berupa gangguan kemampuan tubuh anak dalam menutup luka.

Jika dilihat dari aktivitas anak sehari-hari, maka terdapat beberapa hal yang kemungkinan besar menjadi pemicu utama terjadinya mimisan. Kelelahan bisa menjadi penyebab terjadinya mimisan jika si kecil memiliki pembuluh darah yang relatif lemah, sehingga pembuluh akan mudah pecah ketika tubuh dalam kondisi tegang atau tertekan.

Hidung terbentur benda tajam menjadi sebab lain terjadinya mimisan. Ketika bermain dan secara tidak sengaja si kecil jatuh atau membentur benda tajam, maka hidung akan terluka dan akibatnya mengeluarkan darah. Mengorek hidung dengan terlalu dalam atau kuat juga bisa berakibat mimisan.

Cara Mengatasi
Setelah mengetahuhi beberapa hal yang menjadi penyebab mimisan pada anak, kini saatnya Anda mengetahui bagaimana cara mengatasinya. Hal pertama yang harus dilakukan ketika mimisan terjadi adalah dudukkan anak dengan posisi sedikit menunduk. Posisi ini bertujuan untuk mempermudah darah keluar dari hidung dan mencegah darah masuk ke tenggorokan.

Setelah itu Anda bisa memencet hidung si kecil serta dilapisi tisu atau lap untuk membantu memberi penekanan pada titik pendarahan dan membuatnya berhenti mengalir. Cara ini bisa Anda lakukan kurang lebih selama 10 menit atau hingga pendarahan berhenti. Anda pun bisa memberikan kompres dingin pada ujung hidung untuk mempercepat proses pembekuan darah.

Selain itu Anda juga bisa menggunakan bawang merah untuk membantu meredakan mimisan. Senyawa belerang yang terdapat didalmnya mampu membekukan darah secara alami. Selain itu kandungan vit C dan bioflavonoid didalmnya berguna untuk menghentikan pendarahan. Caranya cukup mudah, anak Anda hanya tinggal menghirup aroma bawang merah yang telah dipotong.

Usahakan agar anak tidak bersin atau berusaha mengeluarkan darah ketika mengalami mimisan. Kondisi ini malah justru akan membuat mimisan sulit berhenti serta merangsang pembuluh darah yang sudah kering untuk membuka kembali dan mengeluarkan darah.

Setelah mengetahui apa saja penyebab mimisan pada anak Anda, sebaiknya lakukan pencegahan dengan cepat. Tetap tenang dan tidak panic merupakan kunci utama Anda dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Jika Anda tertarik untuk mendapatkan informasi lain terkait parenting, silahkan kunjungi orami.co.id. Anda juga bisa berbagai pengalaman lewat forum.